Bersama Mencegah Penularan COVID-19

Jurit-pringgasela.desa.id_(26/03/2020) Untuk menindaklanjuti himbauan terkait Pencegahan Wabah Virus Corona (COVID-19) dari Pemeritah Pusat maupun Pemerintah Daerah yang dimana telah ditetapkannya Status Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disesase 2019 di Kabupaten Lombok Timur, oleh karena itu dalam upaya memutus rantai penyebaran Corona Virus Disesase 2019 (COVID-19), Pemerintah Desa Jurit disamping memberikan himbauan serta sosialiasasi tentang dampak dari wabah virus corona ini dan bagaimana upaya pencegahannya kepada masyarakat Desa Jurit, Pemerintah Desa juga melaksanakan Penyemprotan Desinfektan di Kantor Desa dan ditempat-tempat Ibadah yaitu Masjid-masjid dan Musholla serta rumah warga yang ODR (Orang Dalam Resiko) yaitu warga masyarakat yang baru pulang dari Luar Negeri maupun yang baru pulang dari Luar Daerah yang ada disemua wilayah/dusun di Desa Jurit Kecamatan Pringgasela.

Kegiatan penyemprotan Desinfektan dilaksanakan bersama dengan semua perangkat Desa (Kepala Kewilayahan), Bhabinkamtibmas, Badan Keamanan Desa (BKD), Pemuda dan perwakilan dari Puskesmas dalam hal ini Bidan Desa dan Petugas PUSTU yang sekaligus langsung turun untuk mengecek kondisi warga masyarakat yang baru datang dari Luar Negeri dan dari Luar Daerah. Penyemprotan dilakukan dengan membentuk 2 (dua) Tim yang bertugas untuk melakukan penyemprotan diwilayah utara (Dusun Sepolong Timur, Sepolong Tengah dan Sepolong Barat) dan wilayah selatan (Dusun Dsn Lendang Utara, Dsn Lendang Selatan, Jurit, Jurit Utara, Jurit Selatan dan Bangket Atas Baret) Desa Jurit Kecamatan Pringgasela.

Sebelum kegiatan Penyemprotan dimulai Kepala Desa Jurit (ZULKARNAEN, SH) terlebih dahulu menyampaikan arahan yang intinya berharap dengan adanya penyemprotan ini nantinya betul-betul virus corona ini tidak ada ditempat kita masing-masing, selanjutnya beliau mengingatkan kepada semua Kepala Kewilayahan terkait dengan surat edaran dari Gubernur Nusa Tenggara Barat dan Bupati Lombok Timur yang nantinya akan disampaikan oleh Bapak Kawil kepada masyarakat diwilayahnya salah satunya yaitu himbauan berkaitan dengan tidak boleh lagi adanya kerumunan baik bentuknya berupa tasyakuran, hajatan maupun dzikir kematian, himbauan ini diharapkan disampaikan melalui pengeras suara yang ada di masjid dan musholla oleh bapak-bapak kepala kewilayahan, karena ini bukan sekedar himbauan atau keinginan dari Kepala Desa melainkan ini merupakan himbauan dari negara/pemerintah untuk kebaikan kita bersama dalam rangka meminimalisir penularan virus corona ini. selengkapnya tonton disini >>>>

Penulis : Admin_MiHa

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan